Assalamu’alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh, gimana kabar kalian pembaca-pembaca blog setiaku?
Semoga kita selalu diberikan kesehatan, kekuatan darinya ya, Amin. Pada blog
kali ini saya kana mengutarakan opini saya tentang “dampak ekonomi dari pengaruh
web”.
Kita
tahu bahwa zaman sekarang sangat bergantung pada teknologi, misalkan dengan
teknologi yang memudahkan kita terhubung dengan dunia luar, “Web”. Web atau
lebih dikenal dengan Website adalah kumpulan halaman dalam suatu domain yang
memuat tentang berbagai informasi agar dapat dibaca dan dilihat oleh pengguna
internet melalui sebuah mesin pencari. Informasi yang dapat dimuat dalam sebuah
website umumnya berisi mengenai konten gambar, ilustrasi, video, dan teks untuk
berbagai macam kepentingan. Biasanya untuk tampilan awal sebuah website dapat
diakses melalui halaman utama (homepage) menggunakan browser dengan menuliskan
URL yang tepat. Di dalam sebuah homepage, juga memuat beberapa halaman web
turunan yang saling terhubung satu dengan yang lain.
Hari
makin hari, teknologi web sangat berkembang sehingga pada puncaknya, web juga
bisa dijadikan sebagai ladang-ladang bisnis yang menjanjikan bahkan bisa
membuat seseorang menjadi pengusaha bermodalkan dari website, atau mungkin
punya penghasilan yang sangat menggiurkan bagi seseorang. Bahkan, hanya
bermodalkan web akhirnya bisa membuka lapangan pekerjaan baru bagi orang-orang
yang ingin terjun ke dalam industri web.
Banyak
sekali industri-industri baru dengan hadirnya web, misalkan bagi kita mahasiswa
teknik informatika, kita bisa menjadi sebuah developer atau software
engineer yang biasanya bertugas untuk menjaga jalannya web atau web
application agar tetap jalan sempurna untuk pengguna. Banyak “banget” jika
industri web digunakan untuk kami mahasiswa/I teknik informatika, ilmu
komputer, teknologi informasi, dan sistem informasi dalam
pengembangan-pengembangan web baru yang akan bisa diakses bagi pengguna.
Bukan
hanya menguntungkan bagi kami, web juga bisa menguntungkan bagi pengusaha yang
ingin membuka usahanya. Kini, pengusaha tersebut tidak perlu menyewa tempat
untuk buka usaha, dengan bermodalkan web, seorang pengusaha bisa membuka
usahnya dari rumah atau bahkan tempat lain tanpa harus membuka usahanya. Hal
ini lah yang menyebabkan banyak sekali usaha-usaha yang tersedia di berbagai
internet. Kini kita melihat juga startup-startup yang sangat berkembang sekali
di Indonesias, bahkan ada juga beberapa startup unicorn yang berarti startup
tersebut memiliki impact yang sangat besar bagi beberapa pengusaha yang membuka
usahanya melalui startup bahkan media sosial. Kita tahu bahwa media
sosial sangat “banyak-amat” penggunanya, dan ga heran pasti ada seseorang
membuka usahanya melalui social media.
Pengaruh
social media bisa dibilang sangat
besar dalam masyarakat sosial saat ini. Sehingga adanya peluang bagi seseorang untuk
membuka pekerjaannya, mungkin sebagai pengusaha atau lainnya. Salah satu social
media yang membuka laba bagi perusahaan maupun dirinya yakni Youtube
yang selalu menjadi usaha bagi orang-orang mandiri, grup, atau bahkan
usaha-usahanya yang ada. Dengan ada Youtube tersebut membuat berbagai
pekerjaan-pekerjaan, siapa lagi yang dikenal dengan “Youtuber”. Selain itu,
media sosial bernama Instagram juga tak luput dari publik. Media Sosial
ini dimiliki oleh hampir seluruh penjuru dunia, sehingga ada berbagai pekerjaan
baru, yakni “Selebgram”. Baru-baru ini di masa pandemi muncul sosial media
terbaru keluaran 2018, berupa Tik Tok. Sosial media ini dapat merubah
keadaan secara drastis, dikala setiap orang-orang merasa “bosan” dengan keadaan
lockdown ingin merasakan sensasi sosial media terbaru, dari sini
lah oada banyak orang-orang mendapatkan exposure yang sangat luas, mulai dari
orang-orang tersebut, atau bahkan perusahaan-perusahaan yang ingin
mempromosikan di media sosial tersebut untuk mendapatkan exposure lebih.
Yang menjadi pernyataan? Bagaimanakah “Youtube” atau “Selebgram” atau “TikTok seleb”
mendapatkan pundi-pundi penghasilan yang banyak? Jawabannya adalah endorse.
Kita tahu bahwa hype dari sosial media sangatlah luas, saking luas nya membuka
peluang untuk “mempromosikan” produk usahanya ke beberapa
youtuber/selebgram/tiktok seleb sebagai “memberikan iklan” ke sosial media
mereka. Akan tetapi untuk “Youtuber” berupa adsense dan view dari
youtube nya sendiri. Jadi jika dimisalkan memiliki viewers yang banyak,
dan maraknya adsense (apalagi penonton youtuber tersebut tidak “melompati/skip”
adsense) berapa penghasilan yang dimiliki oleh satu “Youtuber”? banyak
bukan?
Sisi
lainnya yang juga mendapatkan exposure lebih adalah usaha-usaha yang bebas
mempromosikan usahanya melalui media sosial, salah satu teknik yang dilakukan
adalah “endorse”. Endorse sendiri bisa diartikan sebagai “iklan” dalam
sosial media. Endorse sendiri biasa terjadi oleh youtuber dalam videonya,
selebgram dan tiktok seleb di postingan sosial medianya. Dengan endorse produk
mereka, terutama mengendorse di sosialita dan youtuber terkenal membuat orang
tersebut dapat exposure lebih dalam hal mempromosikan produk tersebut. Selain
itu juga ada adsense di dalam sosial media Youtube. Adsense
sendiri adalah program kerjasama periklanan melalui media Internet yang
diselenggarakan oleh Google. Dalam hal ini Youtube adalah sosial media dari
Google tersebut yang tetap bertahan sampai skearang. Banyak sekali
perusahaan-perusaahan mempromosikan usahanya melalui Google AdSense ke bebrapa
Youtuber yang sedang naik-naiknya angka penonton video tersebut dengan harap
mendapat exposure dalam promosi usahanya.
Beigtulah
blog dari saya sendiri, jika ada kendalanya nya, ya kasih tahu lah di kolom
komentar :v, terima kasih wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Muhammad
Dean Fahreza
50420812
2IA09
No.
Absen : 26