Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh. Apa kabar
semua, gimana? Sehat selalu kan. Semoga kita selalu sehat wal’afiat dann
dijauhkan dari segala macam penyakit termasuk Corona ya amin ya rabbal alamin.
Pada kesempatan ini, saya akan memberikan opini/pandangan
pribadi terhadap “teknologi mengubah
kebudayaan” terhadap masayarakat sekitar. Teknologi memang kebutuhan kita
sehari-hari, apalagi bagi kita Mahasiswa yang bergelut di bidang IT. Teknologi dapat
merubah suatu keadaan masyarakat jadi lebih mudah, akan tetapi meskipun
memiliki kemudahan, yang namanya ‘hidup’ pasti ada pillihan. Di kehidupan kita selalu
ada “Dua Sisi”, yang dimana pasti memiliki dampak positif dan negatif. Tinggal kita
sebagai pengguna menentukan ke arah mana penggunaan teknologi tersebut.
“Teknologi
mengubah kebudayaan”, memang benar. Sangat berdampak besar dalam kehidupan. Istilah
ini tidak bisa diangggap salah, karena sudah terjadi saat ini. Contoh dampak
tersebut yakni Westernisasi, karena kita sering menonton film,
acara-acara luar negeri yang membuat beberapa masyarakat jadi kepingin seperti ‘mereka’.
Selain itu membuat orang jadi menutup diri/individualistis, lenyapnya identitas
kultural nasional, dan kehilangan arah jati diri sebagai bangsa Indonesia dan
masyarakat cenderung pragmastis (Paham yang terkesan "baik" karena
mengajarkan hal yang langsung pada manfaat yang dapat dirasakan, padahal belum
tahu tujuan lebih atau tanpa melihat arti mendalam dalam melakukan sesuatu) dan
pingin sesuatu dengan instant.
Yah memang dampak
negatif nya sangat mengerikan, tetapi meskipun begitu ada juga loh dampak
positif nya (sayangnya tidak sebanyak dampak negatif). Sebut saja “Batik yang
menjadi warisan budaya yang diakui oleh UNESCO”, ya bisa membawa budaya
Indonesia terkenal dan diakui di kancah internasional yang paling utama
dikarenakan efek teknologi dalam kebudayaan. Mempelajari budaya negara lain? i
don’t think so karena kebanyakan orang-orang mempelajari budaya negara lain
tanpa memikirkan dampak positif-negatif (tapi tidak semua ya).
Baik sekian dulu
dari blog saya tentang “teknologi dalam kebudayaan” jika ada kesalahan dalam
penggunaan kata yang membuat tersinggung (baper) mohon maaf, dan saya
akan langsung memperbaiki. Wabillah Taufiq wal Hidayah Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi
Wabarakatuh.
Muhammad Dean
Fahreza
NPM: 50420812
1IA04
Tidak ada komentar:
Posting Komentar